Objek Wisata Alam Kawah Gunung Tangkuban Parahu

Gunung Tangkuban Parahu

Tinggi : 2.083 meter (6.837 kaki)

Letak : Jawa Barat, Indonesia

Koordinat : 6 derajat 46’S 107 derajat 36’E

Jenis : Stratovulcano

Letusan terakhir : 1983

Gunung Tangkuban Parahu atau Gunung Tangkuban Perahu adalah salah satu gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat – Indonesia. Sekitar 20 km ke arah utara kota Bandung, dengan rimbun pohon Pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya. Gunung dengan tinggi 2.083 meter ini merupakan jenis gunung Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah-pindah dari timur ke barat. Jenis batuan yang dikeluarkan melalui letusan yang kebanyakan adalah lava dan sulfur, mineral yang dikeluarkan adalah sulfur belerang, mineral hariannya adalah 17 derajat celcius pada siang hari dan 2 derajat celcius pada malam hari. Gunung Tangkuban Perahu mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane dan hutan Ericaceous atau hutan Gunung.

Kawah Domas

Jika sudah berada di Parkir Kawah Domas, maka masih harus menempuh perjalanan lagi 1,5 km dengan berjalan kaki. Di Kawah Domas pengunjung bisa melihat sumber mata air panas yang tidak henti-hentinya bergolak. Sebuah kubangan kecil juga bisa dijumpai di sini, dimana pengunjung dapat merendam kaki menikmati hangatnya air kapur yang dipercaya dapat menghilangkan penyakit kulit.

Kawah Ratu

Menikmati pandangan Kawah Ratu seperti melihat mangkuk raksasa yang besar dan dalam. Saat cuaca cerah, lekukan tanah pada dinding kawah demikian besar. Demikian juga dasar kawah dapat terlihat cukup jelas sehingga mampu menyajikan pemandangan panaromic yang spektakuler.

Air Cikahuripan

Tangkuban Parahu juga memiliki mata air dan air terjun (curug) Cikahuripan yang dipercaya sebagian masyarakat sebagai tempat pemandian dayang sumbi. Mata air ini terletak sekitar 1 km dari Kawah Ratu. Untuk mencapainya pengunjung harus menempuh perjalanan melalui jalanan setapak yang menanjak. Curug Cikahuripan tidak dapat ditemukan lagi semenjak terjadi longsor tahun 2005 lalu, namun air dari curug ini masih dapat ditemui di Sebuah toilet umum tepat di depan pintu gua Cikahuripan.

Kawah Upas

Kawah Upas memiliki dasar yang dangkal dan datar, dengan pepohonan liar tampak banyak tumbuh di salah satu sisi dasar kawah menyajikan pemandangan yang sangat natural. Pengunjung harus berjalan kaki lebih kurang 500 meter dari Pos Pemantau.

Terminal Jayagiri

Terminal ini digunakan untuk area parkir bus dan wara-wiri. Penumpang bus biasanya melanjutkan perjalanan dari terminal Jayagiri ke Kawah Ratu menggunakan angkutan wara-wiri.

Tentang orange

Lahir di Palembang, 3 Februari 1983
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Wisata. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s