Warga Sukomoro Bangun TPU

Sriwijaya Post – Selasa, 19 April 2011 13:07 WIB
RATUSANorang  berkumpul di lokasi bekas tanah galian di Lingkungan I, Kelurahan Sukamoro, Kecamatan Talangkelapa, Kabupaten Banyuasin sejak pukul 07.00, Minggu (17/4). Mereka merupakan warga setempat, memulai pengerjaan tahap awal pembangunan Tempat Pemakaman Umum (TPU) setelah menunggu sekitar empat bulan lamanya. Lokasi TPU yang berjarak sekitar 1,5 km dari Raider 200 ini dibangun warga secara swadaya.“Kita harus melunasi pembayaran tanah ini terlebih dahulu baru bisa mulai proses pembangunannya. Tahu sendiri sampai saat ini belum ada bantuan dari pemerintah dan semuanya kita kumpulkan secara swadaya dari masing-masing warga. Bahkan beberapa pemuka masyarkat yang ikut andil dalam proses terbangunnya TPU tersebut sudah ada yang almarhum,” kata Ketua panitia persiapan lahan TPU, Ngadiman, Minggu (17/4/2011).Menurutnya, TPU tersebut memiliki luas tanah dua hektare dengan harga Rp 400 juta, dan oleh pemiliknya yaitu Rozak dipotong Rp 100 juta, sehingga warga hanya membayar Rp 300 juta. Dana sejumlah Rp 300 juta diperoleh dari warga di Lingkungan I berjumlah sekitar 1.100 KK yang masing-masing KK menyumbang minimal Rp 60.000. Selebihnya ada pengusaha, pemuka agama dan pemuka masyarakat yang menginfaqkan uangnya sehingga genap Rp 300 juta.

Tahap awal pembangunan TPU ini, meratakan tanah terlebih dahulu dan ada sumbangan untuk penggalian tanah dari Awilau, pengusaha alat berat sekitar Rp 100 juta. Tahap selanjutnya, pembuatan pagar dan dinding anti longsor yang akan menggunakan batu kali. Selain itu juga akan dibuat ringgo-ringgo dan penghijauan.

“Tanah ini kan bekas tanah galian sehingga posisinya turun ke bawah seperti jurang. Jalannya juga akan kita usahakan sebagus mungkin agar memudahkan transportasi. Selain itu agar tidak banjir kita sudah memasang pipa untuk pembuangan dan aliran air yang menggenang,” katanya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan panitia masih menerima sumbangan dalam bentuk apa pun dari warga dan pemerintah. Baik berupa uang maupun bahan baku. Sehingga diharapkan TPU yang baru dapat segera selesai.

Adapun ide pembangunan TPU yang baru tersebut muncul dari keprihatinan masyarakat terhadap satu-satunya TPU yang tepat berada di depan Raider 200. Lokasi TPU di depan Raider 200 selama ini menampung lebih dari tiga desa yang ada di Kecamatan Talangkelapa. Bahkan tidak jarang ada jenazah dari kota Palembang dan kabupaten tetangga yang dimakamkan di TPU tersebut. Sedangkan TPU yang luasnya kurang lebih dua hektar itu, sudah ada sejak 60 tahun yang lalu. Maka dapat dibayangkan betapa padatnya lokasi makam tersebut saat ini. Tidak bisa dipungkiri, jika ada jenazah hendak dimakamkan di TPU depan Raider maka lokasi pemakamannya sudah sangat sempit dan merapat ke dinding pagar.

Desain Seperti Taman Makan Pahlawan

“Rumah masa depan. Siapa yang tidak akan menuju ke sana? Semua kita yang ada di sini pasti ke sana hanya waktunya saja yang kita tidak tahu. Jadi jangan hanya rumah tinggal kita sekarang saja yang kita persiapkan tetapi juga rumah masa depan kita,” demikian H Supartijo, salah satu pemuka agama di Kelurahan Sukamoro mengawali kata sambutannya.

Menurutnya, TPU yang memiliki luas dua hektar tersebut diperkirakan bisa menampung ribuan makam jika diatur sebaik mungkin. Rencananya TPU akan didesain seperti Taman Makam Pahlawan, sehingga  bagi keluarga yang akan berziarah mudah untuk menemukan makam keluarganya. Selain itu, tidak ada lagi kata pilih kasih. Maksudnya adalah keluarga dari almarhum tidak bisa menentukan sendiri lokasi pemakaman. Namun, harus sesuai dengan nomor urut lokasi yang masih kosong.

“Jadi ini sudah kita buat masterplan dengan asumsi satu makam luasnya 1×2 meter. Nah, nanti akan kita bikin nomor urut seperti nomor kamar hotel 1, 2, 3, 4 dan seterusnya. Kalau ada warga yang meninggal maka dimakamkan sesuai dengan urutan nomor kamar yang masih kosong,” imbuhnya. Menurutnya, tidak bisa pilih-pilih lagi misalnya si A mau dimakamkan dekat ibunya atau bapaknya atau A dengan B.

Berdasarkan pantuan, selain warga hadir dalam pembangunan TPU tersebut Sekretaris Camat Talangkelapa, M Jufri. Selain itu, meskipun terlambat hadir juga Lurah Sukamoro, Agus Wijaya dan beberapa anggota TNI Raider 200 serta warga RT lingkungan II dan III. Mereka bekerjasama meratakan tanah di TPU baru tersebut. Selain itu, antusias warga juga terlihat dengan adanya beberapa kendaraan roda empat yang datang silih berganti membawa makanan ringan, air mineral dan juga kelapa muda.***

Tentang orange

Lahir di Palembang, 3 Februari 1983
Galeri | Pos ini dipublikasikan di cerita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s